Rabu, 25 Mei 2011

Share : Renungan Siang

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.




Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.

Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya Tuhan itu ada”.
“Kenapa kamu berkata begitu ???” timpal si konsumen.

“Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, apa yang terjadi di jalanan itu menunjukkan bahwa Tuhan itu tidak ada? Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, mengapa ada orang sakit??, mengapa ada anak terlantar??"

"Jika Tuhan ada, pastiah tidak akan ada orang sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”

Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.

Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.

Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar (mlungker-mlungker, istilah jawa-nya), kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.

Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,” Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.”

Si tukang cukur tidak terima,” Kamu kok bisa bilang begitu ??”.
“Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”

“Tidak!” elak si konsumen.
“Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana,” Si konsumen menambahkan.

“Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!” sanggah si tukang cukur.
”Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, jawab si tukang cukur membela diri.

“Cocok!” kata si konsumen menyetujui.” Itulah point utama-nya!.

Sama dengan Tuhan, Tuhan itu juga ada, tapi apa yang terjadi… orang-orang tidak mau datang kepada-Nya, dan tidak mau mencari-Nya. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”


Apakah Tuhan harus memaksa untuk datang kepada-Nya baru dunia tidak ada kesusahan? Semua kembali pada diri kita masing-masing.
 
(hasil coppas dari sini)

Rabu, 18 Mei 2011

Suka vs. Sayang



Sayang Adalah ketika ia tidak ada kabar kau menunggu & MENCARInya.

Suka Adalah ketika ia tidak ada kabar, kau menunggunya.

Sayang Adalah saat kau tidak mengetahui mengapa kau ingin bersamanya dan membuatnya bahagia.

Suka Adalah saat kau memiliki alasan mengapa kau mau bersamanya.

Sayang Adalah ketika kau sedih kau menyembunyikannya agar ia tidak mengetahuinya.

Suka Adalah ketika kau sedih kau berusaha menunjukannya agar ia peduli.

Sayang Adalah saat kau bersamanya kau menjadi dirimu yang sebenarnya.

Suka Adalah saat kau bersamanya kau menjadi orang lain agar ia tertarik padamu.

Sayang Adalah saat omongan orang lain menguatkan perasaan sayangmu padanya.

Suka Adalah saat omongan orang lain dapat mempengaruhi perasaanmu padanya.

Sayang Adalah ketika kau tahu kekurangannya kau tetap memutuskan tuk bersamanya.

Suka Adalah ketika kau mengetahui kekurangannya kau tak lagi menyukainya.

Sayang Adalah saat kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
 

Suka Adalah saat kau ingin memilikinya untuk keogoisanmu sendiri.

Sayang Adalah saat dia pergi meninggalkanmu, kau membutuhkan banyak waktu untuk melupakannya.
 

Suka Adalah saat dia pergi meninggalkanmu, kau dengan mudah mendapat penggantinya.

Sayang Adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkanmu bagaimana pun keadaanmu.
 

Suka Adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.

Sayang Adalah pada saat kau sayang padanya, kau akan membiarkannya memilih dan akan tetap menantinya.

Suka Adalah pada saat kau suka padanya, kau tanpa sadar akan memaksanya untuk menyukaimu.

Sayang Adalah saat org yg km sayang menyakitimu kau akan menangis untuknya.

Suka Adalah saat orang yg km suka menyakitimu kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.

Sayang Adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
 

Suka Adalah saat kau melihatnya dan berkata, "Ia sangat cantik dan menawan."

Minggu, 01 Mei 2011

Kabar Gembira...

Halloooooooooooow!!!
Sobat2 PSK yang gakeliatan :D
Hari ini saya mw posting lagi nih...
Hhahahahaaaaa... Gimana pendapat kalian sama "template" baru-nya PSK???
Keren dong, keren dong, keren dong??? Pastinya... [nodong responden pake pistol AK]

Sebagai bagian dari semangat baru menyongsong UTS [sampe sekarang blm dapet kartu nih], saya sengaja ngubah tampilan PSK yang kemaren2 kyknya agak2 gimana gitu [bisa dibilang t'amat sangat berantakan sekali]... Nah, sekarang PSK hadir dengan tampilan serba ijo2 + satu unit kodok kecil yang nyaris gakeliatan di "header"... Lucu dong, kyak saya-nya [tetengga sebelah langsung pada muntah]... :D


Oh iya, selain PSK saya juga ngubah semua tampilan rekan2 PSK yang lain... RRB alias si "Rana Rana Berdendang" sekarang ganti domain ke "Once Upon A Time" http://padasuatuwaktu.blogspot.com/... Tampilannya juga keliatan lebih minimalis... Hhheheheheeee... Walopun belum sempet saya update lagi [padahal udah banyak yang mw diposting]...

 

Satu lagi nih, si 3A3 juga ganti penampilan... Kalo dulu dominan sama warna ijo2 + kodok gila yang nyempil di pojok kanan bawah [kyk jargon kampanye partai]... Sekarang hadir dgn tema biru-biru yg elegan... Lucu, boooo... Sumpah deh...

 

Kalo gapercaya, bagus... B'arti sobat2 sekalian ga musyrik ya... Hhahahahahaaaa :D

Sekian info gapenting dari orang gapenting yang posting di blog gapenting bwt orang2 gapenting... :p
Kalo punya ide, atw apa... Silahkan kirim 2 kotak Brownies Am*nda ke rumah saya... Pasti saya terima dengan senang hati... :D

Wassalam (^^.)/